album cover
Biru
1.057
Alternative
Biru wurde am 18. Dezember 2015 von Efek Rumah Kaca als Teil des Albums veröffentlichtSinestesia
album cover
Veröffentlichungsdatum18. Dezember 2015
LabelEfek Rumah Kaca
Melodizität
Akustizität
Valence
Tanzbarkeit
Energie
BPM127

Credits

PERFORMING ARTISTS
Efek Rumah Kaca
Efek Rumah Kaca
Performer
COMPOSITION & LYRICS
Cholil Mahmud
Cholil Mahmud
Songwriter
Adrian Yunan
Adrian Yunan
Songwriter
Akbar Bagus Sudibyo
Akbar Bagus Sudibyo
Composer
PRODUCTION & ENGINEERING
Efek Rumah Kaca
Efek Rumah Kaca
Producer

Songtexte

[Verse 1]
Kami mau yang lebih indah bukan hanya remah-remah sepah
Sudahlah
Kami hanya akan mencipta segala apa yang kami cinta
Bahagia
[Verse 2]
Kami bawa yang membara
Di dasar jiwa di dasar jiwa
[Verse 3]
Menembus rimba dan belantara sendiri (Pasar bisa diciptakan)
Membangun kota dan peradaban sendiri (Pasar bisa diciptakan)
Menembus rimba dan belantara sendiri (Pasar bisa diciptakan)
Membangun kota dan peradaban sendiri
[Verse 4]
Kami ingin lebih bergizi bukan hanya yang malnutrisi
Substansi
[Verse 5]
Kami bawa yang membara
Di dasar jiwa di dasar jiwa
[Verse 6]
Menembus rimba dan belantara sendiri (Pasar bisa diciptakan)
Membangun kota dan peradaban sendiri (Pasar bisa diciptakan)
Menembus rimba dan belantara sendiri (Pasar bisa diciptakan)
Membangun kota peradaban sendiri (Pasar bisa diciptakan)
[Verse 7]
Menembus rimba dan belantara sendiri (Pasar bisa diciptakan)
Membangun kota dan peradaban sendiri (Pasar bisa diciptakan)
Menembus rimba dan belantara sendiri (Pasar bisa diciptakan)
Membangun kota dan peradaban sendiri (Pasar bisa diciptakan)
[Verse 8]
Pasar bisa diciptakan! Pasar bisa diciptakan!
Pasar bisa diciptakan! Pasar bisa diciptakan!
Pasar bisa diciptakan! Oooo!
Pasar bisa diciptakan! Pasar bisa diciptakan!
Pasar bisa diciptakan! Pasar bisa diciptakan!
Pasar bisa diciptakan!
[Verse 9]
Oh oh oh oh oh oh oh oh
Dari kegelisahan dipadatkan dengan cinta
Bergemuruh di dada jauh dari mereda
Fantasi yang menggila bercampur rasa kecewa
Pelan-pelan hilangnya jadi spercik cahaya
[Verse 10]
Oh cahaya, akhirnya kita sampai juga
Temukannya, pijarnya pun dibagi rata
Berbinar-binar hidup bergelora
Oh cahaya La la la ha ha
[Verse 11]
Oh oh oh oh oh oh oh oh
Imajinasi rasa takut larut di dalamnya
Tak terkira siksanya, hingga capai bahagia
Amarah angan-angan berhamburan berkejaran
Akan terus mendera hingga titik terangnya
[Verse 12]
Da da da da da da da da
Da da du du du du du du
[Verse 13]
Kegelapan masih membayang (Oh cahaya, akhirnya kita sampai juga)
Menyelimuti, menolak pergi (Temukannya, pijarnya pun dibagi rata)
Mencari ruang gerak ditentang (Berbinar-binar hidup bergelora)
Dan menjadi ironi (Oh cahaya)
[Verse 14]
Kegelapan masih membayang
Menyelimuti, menolak pergi
Mencari ruang gerak ditentang
Dan menjadi ironi
[Verse 15]
(Oh oh) oh cahaya
(Oh oh) oh cahaya
(Oh oh) oh cahaya
(Oh oh) oh cahaya (Oh oh)
Written by: Adrian Yunan, Akbar Bagus Sudibyo, Cholil Mahmud
instagramSharePathic_arrow_out􀆄 copy􀐅􀋲

Loading...