album cover
Putih
5,160
Alternative
Putih fue lanzado el 18 de diciembre de 2015 por Efek Rumah Kaca como parte del álbum Sinestesia
album cover
Fecha de lanzamiento18 de diciembre de 2015
Sello discográficoEfek Rumah Kaca
IdiomaIndonesio
Melodía
Nivel de sonidos acústicos
Valence
Capacidad para bailar
Energía
BPM107

Créditos

ARTISTAS INTÉRPRETES
Efek Rumah Kaca
Efek Rumah Kaca
Intérprete
COMPOSICIÓN Y LETRA
Cholil Mahmud
Cholil Mahmud
Autoría
Adrian Yunan
Adrian Yunan
Autoría
Akbar Bagus Sudibyo
Akbar Bagus Sudibyo
Composición
PRODUCCIÓN E INGENIERÍA
Efek Rumah Kaca
Efek Rumah Kaca
Producción

Letra

[Verse 1]
Saat kematian datang
Aku berbaring dalam mobil ambulan
Dengar
Pembicaraan tentang pemakaman
Dan takdirku menjelang
Sirene berlarian sahut-sahutan
Tegang
[Verse 2]
Membuka jalan menuju Tuhan
Akhirnya aku usai juga
[Verse 3]
Saat berkunjung ke rumah
Menengok ke kamar, ke ruang tengah
Hangat
Menghirup bau masakan kesukaan
Dan tahlilan dimulai, doa bertaburan
Terkadang tangis terdengar
[Verse 4]
Akupun ikut tersedu sedan
Akhirnya aku usai juga
[Chorus]
Kini aku lengkap sudah
Dan kematian, keniscayaan
Di persimpangan, atau kerongkongan
Tiba-tiba datang, atau dinantikan
Dan kematian, kesempurnaan
Dan kematian hanya perpindahan
Dan kematian, awal kekekalan
Karena kematian untuk kehidupan
Tanpa kematian
[Verse 5]
Lalu pecah tangis bayi
Seperti kata Wiji
Disebar biji-biji
Disemai menjadi api
[Verse 6]
Selamat datang di samudera
Ombak-ombak menerpa
Rekahlah, rekahlah, dan berkahlah
Dalam, dalam dirinya
Terhimpun alam raya semesta
Dalam jiwanya
Berkumpul hangat surga neraka
[Verse 7]
Hingga 'kan datang pertanyaan
Segala apa yang dirasakan
Tentang kebahagiaan
Air mata bercucuran
[Verse 8]
Hingga 'kan datang ketakutan
Menjaga keterusterangan
Dalam lapar dan kenyang
Dalam gelap dan benderang
[Verse 9]
Tentang akal dan hati
Rahasianya yang penuh teka-teki
Tentang nalar dan iman
Segala pertanyaan tak kunjung terpecahkan
Dan tentang kebenaran
Juga kejujuran takkan mati kekeringan
Esok 'kan bermekaran
Written by: Adrian Yunan, Akbar Bagus Sudibyo, Cholil Mahmud
instagramSharePathic_arrow_out􀆄 copy􀐅􀋲

Loading...