album cover
Lelah
26
Pop
Lelah è stato pubblicato il 12 gennaio 2004 da Musica Studio's come parte dell'album 2daBeat
album cover
Album2daBeat
Data di uscita12 gennaio 2004
EtichettaMusica Studio's
LinguaIndonesiano
Melodicità
Acousticità
Valence
Ballabilità
Energia
BPM100

Video musicale

Video musicale

Crediti

PERFORMING ARTISTS
7 Kurcaci
7 Kurcaci
Performer
COMPOSITION & LYRICS
Andi
Andi
Composer
PRODUCTION & ENGINEERING
Krisna J Sadrach
Krisna J Sadrach
Producer

Testi

Lelah, cepatnya kau menyerah
Benci, satu yang tersembunyi
Hilang, terbang entah ke mana
Tapi kita masih bisa bersama
Lelah, cepatnya kau menyerah
Benci, satu yang tersembunyi
Hilang, terbang entah ke mana
Tapi kita masih bisa bersama
Jalan sendirian di tengah-tengah kegelapan
Hanya 'tuk mencari suatu kepastian
Tanpa petunjuk dan segala panduan
Ku hanya berharap menunggu suatu keajaiban
Berawal dari cerita seorang jagoan
Hidupnya berakhir dari segala kepahitan
Berjuang melawan semua keadaan
Sulit, susah, sakit, dan kepedihan
Belum lagi sembuh dari kepedihan
Berharap mendapat perhatian dan pujian
Berakhir dengan celoteh, cacian, dan makian
Lengkap sudah semua segala penderitaan
Mungkin kamu pernah sempat mendengarkan lagu lama
Cerita seorang lelaki yang datang dari desa
Berbekal sebuah gitar tua, datang ke Ibu Kota
Dengan penuh harapan menjadi seorang biduan
Lelah, cepatnya kau menyerah
Benci, satu yang tersembunyi
Hilang, terbang entah ke mana
Tapi kita masih bisa bersama
Lelah, cepatnya kau menyerah
Benci, satu yang tersembunyi
Hilang, terbang entah ke mana
Tapi kita masih bisa bersama
Baru kusadari sekarang semuanya
Mungkin benar, aku ini seorang pemimpi
Yang sedang mencari jati diri
Hidup sendiri, dikelilingi para pembenci
Kujalani hari-hari dengan penuh caci maki
Tak ada yang membela dan menjaga aku lagi
Apa arti sahabat sejati dan kekasih hati?
Persetan kalian semua, aku tak peduli
Kaupaksakan aku, terjerumus amarah
S'gala yang kautanyakan, kau bersilat lidah
Aku yang sering kausebut manusia payah
Kubalas kau dengan sebutan manusia rendah
S'gala sumpah serapahku, kuanggap semua sampah
Percuma kau menyumpah, ku takkan pernah goyah
Mendingan kaunikmati satu yang begitu indah
Pandangi saja, aku punya jari tengah
Lelah, cepatnya kau menyerah (lelah kau menyerah)
Benci, satu yang tersembunyi (benci tersembunyi)
Hilang, terbang entah ke mana (hilang entah ke mana)
Tapi kita masih bisa bersama (masih bisa bersama)
Lelah, cepatnya kau menyerah (lelah kau menyerah)
Benci, satu yang tersembunyi (benci tersembunyi)
Hilang, terbang entah ke mana (hilang entah ke mana)
Tapi kita masih bisa bersama (masih bisa bersama)
Mungkin memang harus ada forsiga
Walau aku sudah bosan bermain dengan kata-kata
Tapi kuat rasanya sudah sampai di sana
Biarkan ku bicara daripada menderita (ha, ha)
Segala sumpah serapahku, kuanggap semua sampah
Percuma kau menyumpahku, ku takkan pernah goyah
Mendingan kaunikmati satu yang begitu indah
Pandangi saja, aku punya jari tengah
Lelah
Lelah
Lelah
Lelah, cepatnya kau menyerah (lelah kau menyerah)
Benci, satu yang tersembunyi (benci tersembunyi)
Hilang, terbang entah ke mana (hilang entah ke mana)
Tapi kita masih bisa bersama (masih bisa bersama)
Lelah, cepatnya kau menyerah (lelah kau menyerah)
Benci, satu yang tersembunyi (benci tersembunyi)
Hilang, terbang entah ke mana (hilang entah ke mana)
Tapi kita masih bisa bersama (masih bisa bersama)
Lebih baik keluarkan semua emosi yang ada di hati
Kenapa harus takut akan sersor yang harus dipakai
Dalam lirik-lirikku yang menguras nikmat
Terjadi terhadap orang-orang yang lemah
Yang menyepelekan improvisasiku terhadap kalian
Mari merapat satu cinta, satu harta, satu rasa
Persetan kalian semua yang ikut menertawai
Bila kalian masih berdiri dan masih menertawai lirik-lirik, Anjing
Empat tahun bersama yang menjadi jati diri (masih bisa bersama)
Keringat, tenaga, otak, dan darah sekalipun
Semua itu hanya untuk menertawai, cuih
Air ludahku sekalipun rugi untuk aku ludahkan untukmu
Polah-polah tololmu yang cuma bisa mengucap dan mencibir
Dari mulut busuk dan tenggorokan baumu itu
Lelah, hanya untuk mengintrospeksi diri aja (lelah, lelah, lelah)
Check yourself first
Masih bisa bersama
Written by: Andi
instagramSharePathic_arrow_out􀆄 copy􀐅􀋲

Loading...