album cover
Merah
661
Alternative
Merah was released on December 18, 2015 by Efek Rumah Kaca as a part of the album Sinestesia
album cover
Release DateDecember 18, 2015
LabelEfek Rumah Kaca
Melodicness
Acousticness
Valence
Danceability
Energy
BPM127

Credits

PERFORMING ARTISTS
Efek Rumah Kaca
Efek Rumah Kaca
Performer
COMPOSITION & LYRICS
Adrian Yunan
Adrian Yunan
Composer
Cholil Mahmud
Cholil Mahmud
Songwriter
PRODUCTION & ENGINEERING
Efek Rumah Kaca
Efek Rumah Kaca
Producer

Lyrics

[Verse 1]
Ha ha ha ha ha ha ha ha
Dan kita arak mereka bandit jadi panglima
Politik terlalu amis dan kita teramat necis
Lalu angkat mereka sampah jadi pemuka
Politik terlalu najis dan kita teramat klinis
[Verse 2]
Ha ha ha ha ha ha ha ha
Dan kita dorong mereka badut jadi kepala
Politik terlalu kaotis dan kita teramat praktis
Lalu dukung mereka cendikia jadi pertapa
Politik terlalu iblis dan kita teramat manis
[Verse 3]
Aku akan menjadi karang di lautan mereka
Aku akan menjadi kanker dalam tubuh mereka
Ah ha ha ha ha
[Verse 4]
Sampai kapan kau biarkan dia tak berperan
Ditelantarkan harapan dia kesakitan
Terburai berantakan
Tak keruan marah di mana-mana
[Verse 5]
Sampai kapan kau ikhlaskan dia dihancurkan
Lumpuhkan alam pikiran sekujur badan
Terhampar masa depan
Temaram lara di mana-mana
[Verse 6]
Keajaiban dan khayalan taruh di awan
Kenyataan dalam pelukan
Kelembaman pada tekanan
Raih elang kepalkan tangan
Du du du du du du du
[Verse 7]
Sampai kapan kau relakan dia kekeringan
Dihisap jiwa raganya
Seluruh hidupnya marah di mana-mana
Ta ra ra Lara di mana-mana
[Verse 8]
Keajaiban dan khayalan taruh di awan
Kenyataan dalam pelukan
Kelembaman pada tekanan
Raih elang kepalkan tangan
[Verse 9]
Moralis merasa paling baik
Macam yang paling etis awas jatuh menukik
Sang martir inginnya adu fisik
Cupet dan sesat pikir buah intrik politik
[Verse 10]
Ada-ada saja sifat kawan kita
Dipelihara dan budidaya
Macam-macam saja kelakuan kita
Semoga masih bisa bahagia
[Verse 11]
Fatalis main yang aman-aman
Seolah apolitis takluk pada keadaan
Mukjizat hanya di zaman nabi
Tak bisa langsung sehat dihadapi dikelahi
[Verse 12]
Ada-ada saja, sifat kawan kita (Ekonomi korban politik) (Hukum tunduk pada politik)
Dipelihara dan budidaya (Pendidikan masuk politik) (Olahraga bawa politik)
Macam-macam saja, kelakuan kita (Orang gila akibat politik) (Dagang sapi pakai politik)
Semoga masih bisa bahagia (Beragama, buat politik) (Keluarga ribut politik)
Hu hu hu hu hu hu
Written by: Adrian Yunan, Cholil Mahmud
instagramSharePathic_arrow_out􀆄 copy􀐅􀋲

Loading...