album cover
Kuda Lumping
26
Hip-Hop/Rap
Kuda Lumping was released on August 1, 1994 by Musica Studio's as a part of the album Topeng
album cover
AlbumTopeng
Release DateAugust 1, 1994
LabelMusica Studio's
Melodicness
Acousticness
Valence
Danceability
Energy
BPM94

Credits

PERFORMING ARTISTS
Iwa K
Iwa K
Performer
COMPOSITION & LYRICS
Iwa K
Iwa K
Composer
Tori Sudarsono
Tori Sudarsono
Composer
PRODUCTION & ENGINEERING
Tori Sudarsono
Tori Sudarsono
Producer

Lyrics

Badannya mengejang tangannya meregang
Matanya menatap tajam semua yang di depan (hey)
Kadang kakinya menendang ke kanan dan ke kiri
Lalu tertidur di papan yang penuh dengan duri
Kini memakan beling dari pecahan piring
Sambil meliukkan gerakan tari kuda lumping
Tak peduli badannya terjambuk oleh cemeti
Yang menghantam keras badannya berkali-kali, hei
Pakai pakaian hitam ala Jawa Timuran
Para penari mulai siap di tengah lapangan
Seorang yang tetua tampak sedang bersemedi
Komat-kamit baca mantra yang ku tak mengerti
Satu yang berambut panjang maju jalan ke depan
Menjulurkan tangan yang memegang kaleng usang
Mencari para dermawan yang hadir di sini
Tak perlu pasang harga pokok cash sesuka hati
Kuda lumping datang
Di tengah komplek yang mengiang-ngiang
Keras memekakan olah pendengaran
Matanya terpejam namun penuh dengan misteri
Seiring tabuhan gendang yang silir berganti
Kadang meliuk sopan kadang bergulingan
Di atas punggungnya yang terlihat hitam melegam
Dan mengunyah sejumput rumput rakus sekali
Bagaikan kuda yang kelaparan setelah berlari
Menerkam dan mengejang bergulingan
Kuda lumping, kuda lumping
Menerkam dan mengejang bergulingan
Kuda lumping, kuda lumping
Menerkam dan mengejang bergulingan
Kuda lumping, kuda lumping
Menerkam dan mengejang bergulingan
Kuda lumping, kuda lumping
Setiap keramaian berikan tepuk tangan
Kaleng usang selalu tak lupa 'tuk maju ke depan
Ada yang senang dan memberikan uang berlebih
Merasa puas dengan tontonan di sini
Tetap bersahutan suara gamelan
Membawa kuda lumping bergerak lebih lamban
Lalu pembawa acara memberinya sebuah kelapa
Dengan sigap sang kuda mengupas dengan gigi-giginya
Kemudian kuda pun kehausan
Dan menghabiskan satu dua ember air kran
Penonton belum habis terkagum dan tercengang
Sang kuda langsung melumat pecah-pecahan bohlam
Kini orang tua itu pun mulai berdiri
Menandakan pertunjukan akan diakhiri
Berjalan ke depan menghampiri sang penari
Sekali tepuk pelan sang kuda terkulai letih
Menerkam dan mengejang bergulingan
Kuda lumping, kuda lumping
Menerkam dan mengejang bergulingan
Kuda lumping, kuda lumping
Menerkam dan mengejang bergulingan
Kuda lumping, kuda lumping
Menerkam dan mengejang bergulingan
Kuda lumping, kuda lumping
Menerkam dan mengejang bergulingan
Kuda lumping, kuda lumping
Menerkam dan mengejang bergulingan
Kuda lumping, kuda lumping
Menerkam dan mengejang bergulingan
Kuda lumping, kuda lumping
Menerkam dan mengejang bergulingan
Kuda lumping, kuda lumping
Menerkam dan mengejang bergulingan
Kuda lumping, kuda lumping
Menerkam dan mengejang bergulingan
Kuda lumping, kuda lumping
Menerkam dan mengejang bergulingan
Kuda lumping, kuda lumping
Menerkam dan mengejang bergulingan
Kuda lumping, kuda lumping
Written by: Iwa K, Tori Sudarsono
instagramSharePathic_arrow_out􀆄 copy􀐅􀋲

Loading...