album cover
Maaf (feat. Xeindy)
11
Pop
Maaf (feat. Xeindy) was released on July 10, 2024 by Fenomenear as a part of the album Maaf (feat. Xeindy) - Single
album cover
Release DateJuly 10, 2024
LabelFenomenear
LanguageIndonesian
Melodicness
Acousticness
Valence
Danceability
Energy
BPM68

Credits

PERFORMING ARTISTS
Near
Near
Vocals
XEINDY
XEINDY
Rap
COMPOSITION & LYRICS
Immanuel Andriano Kure
Immanuel Andriano Kure
Composer, Lyrics, Arranger
PRODUCTION & ENGINEERING
Near
Near
Producer

Lyrics

Dan izinkan sa tuk berubah
Maaf tlah buat ko menangis
Seharusnya sa sadar itu salah
Ko yang slalu ada di kala
Hati ni sedih sa malah
Dengan dia
Sperti malam tanpa rembulan
Tak ada jalan
Tanpa gerimis hari tiba-tiba hujan
Cuma berpegang pena
Maaf terajut nada
Bila patah hati jadikan diri ni pujangga
Maaf karna
Tlah buat hati tu terluka
Pernah khilaf
Biarkan hati ni terbuka
Bawa yang lain masuk da
Lam crita kita dan
Berakhir cuma dalam hitungan detik dan ko menangis
Di ujung kisah kita ini kau menangis
Dan tersadar waktu tlah renggut kau yang manis
Pagi ku gerimis lagi
Baru juga terang kini mulai mendung lagi
Tlah jauh pergi
Dan izinkan hati ni tuk berubah
Walau masih sakit luka karna sa berulah
Tetapi jujur hati yang terdalam
Masih ingin malamku kau ada di samping tuk ucap salam
Dan izinkan sa tuk berubah
Maaf tlah buat ko menangis
Seharusnya sa sadar itu salah
Ko yang slalu ada di kala
Hati ni sedih sa malah
Dengan dia
Dan hatiku sudah salah sebab menuju di jalan setapak gelap
Tanpa diriku sadari telah meninggalkanmu dalam tidur yang lelap
Maafkan raga ini yang masih melewati batas, dalam hening mungkin ku tak pantas
Sebab ego yang terlalu besar hingga bahagiamu smua ku rampas
Namun jika ini jadi landasan apa ku masih bisa lihat senyummu?
Stiap tengah malam aku terbangun karna penyesalan kepergianmu
Smoga semesta beri kesempatan, ini bukan soal penempatan
Tapi ini tentang pangeran yang tinggalkan ratu di tengah perempatan
Jujur salahku yang terlalu sakit, maka perahu menolak rakit
Ombak bawaku di tepian pahit dan balasan ini yang slalu kau ungkit (ah)
Mungkin aku memang pantas, bentuk ini sbagai pelajaran
Karena sejati bukan sepintas, maka resikonya hilang sandaran
Dan, jika ini menjadi penutup cerita
Ijinkan diriku menghapus air matamu dan beri pelita
Kuharap suatu saat kau slalu bahagia bukan derita
Kecup kening dari jauh dan sampai jumpa lagi wahai wanita jelita (ah)
Dan izinkan sa tuk berubah
Maaf tlah buat ko menangis
Seharusnya sa sadar itu salah
Ko yang slalu ada di kala
Hati ni sedih sa malah
Dengan dia
Dan izinkan sa tuk berubah
Maaf tlah buat ko menangis
Seharusnya sa sadar itu salah
Ko yang slalu ada di kala
Hati ni sedih sa malah
Dengan dia
Written by: Immanuel Andriano Kure
instagramSharePathic_arrow_out􀆄 copy􀐅􀋲

Loading...